Tuesday, August 27, 2019

Cara agar kelinci mau menyusui


Kelinci merupakan hewan yang sangat sangat mengemaskan di kalngan masyarakat umum

namun selain dari wajahnya yang begitu sangat mengemaskan kelinci ternyata juga di minati dari kalangan peternak karna ketika kita memelihara kelinci kita bisa meraup untung yang sangat mengiurkan,karena satu induk kelinci dalam waktu mengandung yang relatif singkat yaitu kurang lebih satu bulan dapat menghasilkan anak mulai dari 5 hingga 12 anak kelinci sekaligus,dan waktu penyapihan kelinci pun tidak lama yaitu antara kurun waktu 1-2 bulan sudah bisa mandir anaknya.
Namun permasalahan yang sering di alami oleh kalangan peternak adalah apabila idukan kelinci sudah beranak dan tidak mau menyusui anaknya,
di halaman ini saya akan memberi tau bagaimana agar indukan kelinci mau menyusui anaknya,yaitu:
1.pertama yang anda lakukan adalah masukan anakan melinci terlebih dahulu kedalam kotak bisa kardus atau box melahirkan, ketika semua anak kelinci sudah masuk lalu taruhlah indukan kelinci di atasnya dan pegang dengan erat idukan kelinci karna tentunya indukan kelinci akan berontak ataupun melawan namin ketika indukan berontak pengang dengan kencang memegangnyabbisa dari pugung kelinci atau telinganya.pegang selama kelinci tidak betontk kalu melinci tidak berontak maka lepaskanlah maka kelinci sudah mau manyusui.
2.yang kedua dengan cara mengabil indukan kelinci dan di balikkan badanya sehinggan menghadap ke atas lalu anakan kelinci di taruh di tubuh indukanya namu ketika melakukan cara ini lakukan di tempat yang rendah,karna takutnya anakan kelinci bisa jatuh .
Ya begitu pengalaman saya yang bisa saya sampaikan ke anda semua kurang lebihnya mohon dimaafkan ,
Terimakasih

Thursday, August 22, 2019

Cara ternak kambing

Kambing merupakan salah satu hewan yang paling sering di pelihara oleh peternak,karna beternak kambing sangat mudah dan semua bagiaan yang di hasilkan oleh kambing dapat di manfaatkan , selain cara beternak nya mudah beternak kambing merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan karna banyak sekali acara yang mengunakan kambing sebagai bahan atau alat ,misalanya Qurban,akiqoh dan yang lainya. selanjutnya kita akan masuk pada bagaimana cara beternak kambing secara tradisional.
Berikut merupakan hal hal yang harus perlu di lakukan ketika beternak kambing .
1.kandang 


    Kandang kambing sebisanya di buat senyaman mungkin,yaitu dengan cara membuat panggung /anjang-anjang,kalau kepepet nya tidak bisa,buat kandang kambing yang sekiranya nyaman,yaitu tidak terlalu tertutup dan tidak terlalu basah tempatnya.
2.posisi kandang
  Posisi Kandang kambing lebih baiknya langsung terkena sinar matahari yaitu sinar matahari pagi karna supaya mendapat vitamin D.
3.pakan


  Pakan merupakan hal penting dalam proses pemeliharaan kambing, karna merupakan suatu faktor yang mempengaruhi berhasil atau tidaknya pemeliharaan,jadi pakan yang diberikan kepada kambing harus memiliki nutrisi yang cukup.
  Hal-hal yang perlu di perhatikan ketika memberi pakan yaitu:
A.pakan yang diberikan tidak boleh pakan yang masih muda karna bisa menggangu pencernaan
B.tidak boleh memberikan pakan yang masih terdapat air embun
C.tidak boleh memberikan pakan yang terdapat banyak getahnya.
Sedikit Contoh di atas merupakan hal hal yang tidak boleh di berikan kepada kambing.
4.minum


  Memberi minum kepada kambing juga faktor yang penting.biasanya
Mengunakan komboran yaitu yang biasa di pakai adalah:polar,bekatul,garam, tetes tebu, kumbahan gaplek dan masih banyak lainya.
5.pemeliharaan 

 Pemeliharaan kambing sangat mudah yaitu cuman memberi pakan secara teratur dan yang sudah di jelaskan diatas.
Kambing sebisanya di keluarkan dari kandang minimal tiga hari sekali karna kambing juga menginginkan suasana yang bebas,dan setidaknya kambing di madiin (guyang) seminggu sekali supaya kutu2 yang ada di kambing bisa mati,karna kalau kambing kebanyakan kutu nya maka kambing bisa kurus,dan jangan pernah menjadikan satu kandang kambing dengan kandang ayam karna kotoran ayam juga bisa membuat kambing menjadi kurus (mudah terkena penyakit.